Selasa, 20 November 2012

Pentingnya Olahraga



Olahraga Bikin Otak Encer

                Bukan hanya membuat tubuh bugar, menjaga berat badan ideal, dan membentuk otot, kegiatan olahraga juga dapat merangsang otak lebih segar dan sehat. Penyakit-penyakit yang menyerang otak dan pembuluh darahpun akan sirna.
Meski banyak masyarakat yang mengerti akan manfaat berolahraga, banyak di antara mereka yang malas untuk melakukannya. Padahal, olahraga dapat memberikan efek pada tubuh secara keseluruhan. Kegiatan mengolah tubuh ini membantu merangsang otot-otot dan bagian tubuh lainnya untuk bergerak.
Pentingnya olahraga bagi tubuh dapat diilustrasikan seperti mesin yang tak pernah digunakan. Lambat laun bagian-bagian dari mesin akan rusak karena tidak terlatih untuk terus bergerak. Demikian juga tubuh kita, jika kurang gerak, tubuh akan menjadi bermasalah dan dan tidak sehat.
Dengan sering berolahraga, tidak hanya otot-otot yang terlatih, sirkulasi darah akan dan oksigen dalam tubuh pun akan menjadi lancar. Adapun efeknya, metabolism tubuh akan menjadi optimal. Satu lagi, olahraga ternyata dapat membuat otak menjadi lebih sehat dan bisa terpelihara hingga jangka panjang.
Otak merupakan organ yang unik dan krusial karena mengontrol keseluruhan bagian tubuh. Bagaiman seorang manusia berpikir, berdiri, berjalan, dan melakukan aktifitas, semua karena kerja otak. agar berkerja dengan optimal, otak membutuhkan suplay darah yang berisi glukosa dan akan mengonsumsi ssekitar 20% dari oksigen yang digunakan oleh tubuh setiap harinya.
Dengan berolahraga, jumlah oksigen di dalam darah akan meningkat sehingga mempelancar aliran darah menuju otak. Sebaliknya, jika suplay darah terhambat, fungsi otak tentu akan berkurang. Penyakit-penyakit yang menyerang otak dan pembuluh darah, seperti stroke, akan lebih mudah hinggap.
Sumbatan darah ke otak yang menyebabkan penyakit tentu secara tidak langsung secara tiba-tiba, butuh waktu lama. karena itu, kegiatan pencegahan agar hal ini tidak terjadi muski dilakukan sejak dini. Stroke saat ini merupakan penyakit pembunuh nomor satu di dunia.
Banyak pasien stroke, karena perubahan gaya hidup modern yang semakin tidak sehat, seperti merokok, konsumsi alcohol, jarang makan buah dan sayur, kurang istirahat dan malas berolahraga. sebenarnya stroke itu penyakit dramatis karena banyak menyerang pria yang notabene tulang punggung keluarga. Ketika sakit dia akan menjadi bebankeluarga.
Data Riset Keshatan Dasar (Riskesdas) 2007 menyebutkan, stroke menjadi penyakit dengan penderita terbanyak, disusul hipertensi. Padahal, pada penelitian sebelumnya, penyakit jantung yang menjadi posisi puncak. Saat ini peluang seseorang terkena stroke adalah dua di antara 1000 orang. Usianya bergeser menjadi lebih muda, ada yang masih 18 tahun. Dulu, stroke umumnya terjadi pada umur 55 sampai 64 taqhun. Gejala stroke cenderung tak terlihat. Seseorang akan langsung pingsandan ketika terbangun sudah menderita stroke.
Agar otak terpelihara dengan baik, jenis olahraga yang tepat adalah yang gerakannya dinamis, seperti aerobic, jogging, dan berenang. Kegiatan non olahraga seperti menari, juga baik karena gerakannya membantu memperlancar aliran darah ke otak menjadi lebih optimal. Gerakan yang dinamis dapat memperlancar sirkulasi darah yang merupakan alat transportasi nutrisi dan oksigen menuju otak. Olahraga sebaiknya dilakukan minimal tiga kali dalam seminggu. Jangan lupa juga mengonsumsi makan sehat agar otak bekerja secara maksimal.



Sumber : 
Koran seputar Indonesia 5/10/2012/rendra hanggara

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar