Rabu, 02 Juli 2014

Analisa kelebihan,kekurangan dan solusi



ANALISA DAN SOLUSI


CATU DAYA + 5 Volt dan -5 Volt

Pengertian Catu Daya
                Catu daya atau power suplay adalah suatu rangkaian elektronik yang mengubah arus listrik bolak-balik (AC) menjadi arus listrik searah (DC). Hampir semua peralatan elektronik membutuhkan catu daya. Ada beberapa peralatan elektronik seperti radio dan tape yang masih membutuhkan baterai sebagai sumber arusnya. Namun untuk mempermudah agar kita tidak tergantung dengan baterai, maka dibuatlah alat yang dapat mengubah arus listrik dari PLN menjadi arus listrik searah. Dalam aplikasinya catu daya banyak kegunaannya dan manfaatnya, terutama dalam penggunaan peralatan elektronik yang membutuhkan catu daya. Contohnya : radio, tape, hape, laptop dan masih banyak peralatan elektronik lainnya yang membutuhkan yang namanya catu daya. Di dalam pembuatan catu daya banyak kelebihan dan kekurangan serta solusi bagaimana menyelesaikan kekurangan yang ada.

Kelebihan Catu Daya 5V
·         Menghasilkan keluaran +5V dan -5V
·         Menyearahkan tegangan dari tegangan AC ke Tegangan DC
·         Harganya relatif murah
·         Dapat digunakan untuk semua peralatan elektronik

Kekurangan Catu Daya 5V
·         Hasil keluaran tidak pasti
·         Tidak dapat menyimpan tegangan
·         Pembuatannya sulit
·         Pemasangan komponennya susah

Solusi dari kekurangan dalam pembuatan catu daya 5 V adalah  tidak selamanya keluaran output pada catu daya 5V selalu pas pada 5V karena dalam perjalanannya terjadi toleransi pada masing-masing komponen. Jadi solusinya adalah meminimalisasi agar output yang dihasilkan mendekati 5V dengan cara membeli komponen yang terbaik dan jalur layoutnya dibuat sebagus dan serapi mungkin. Dan pada saat menyolder diusahakan agar serapi mungkin untuk menghilangkan noise yang ada pada komponen.





Penggunaan Mesin Minuman

Looping
                Looping adalah perulangan sesuatu atau serangkaian kerja dari suatu program. 
Langkah-langkah Penggunaan Mesin Minuman :
1.       Pertama-tama tukarkan uang kertas anda dengan uang koin
2.       Lihat harga minuman yang akan anda beli
3.       Setelah itu masukan uang koin anda ke dalam mesin minuman ke tempat masukkan yang sudah tersedia
4.       Di dalam tempat mesin minuman terdapat kode di setiap minuman seperti pada baris pertama “A1-A8”, pada baris ke-2 “B1-B8”, dan pada baris ke-3 “C1-C8”
5.       Setelah anda memasukan koin sesuai harga yang tertera di mesin minuman, kemudian kita pilih dengan cara : pilih dan tekan tombol yang ada pada mesin minuman, misalnya kita akan memilih minuman dengan bernomor “B2” maka pada tombol, anda tekan huruf “B” dan angka “2” kemudian tekan tombol “Yes (Y)”, jika anda tidak jadi memilih minuman bernomor “B2” maka anda tekan tombol “N (No)”
6.       Jika anda sudah memilih dan sudah menekan tombol “Y”, mesin secara otomatis akan mengambil minuman yang sudah anda pesan, kemudian akan dikirim ke tempat pengambilan minuman
7.       Setelah minuman tersedia di tempat pengambilan minuman, maka selanjutnya dengan menekan tombol “O (Open)” untuk membuka pintu tempat pengambilan minuman
8.       Kemudian setelah itu tekan tombol “C (Close)” untuk menutup kembali tempat pengambilan minuman
9.       Program selesai

Kelebihan dalam menggunakan mesin minuman
·         Tidak perlu menggunakan statement dalam program hanya untuk menyelesaikan fungsi yang sama
·         Tidak perlu harus pergi ketempat penjual minuman
·         Banyak minuman yang tersedia
·         Harus menggunakan uang pas

Kekurangan  dalam menggunakan mesin minuman
·         Tidak dapat digunakan untuk mengerjakan fungsi yang berbeda
·         Harus menggunakan uang koin
·         Minuman yang tersedia terbatas
·         Jarang ditemukan di tempat umum

Solusi dari kekurangan dalam menggunakan mesin minuman adalah dalam menggunakan mesin minuman ada alangkah baiknya kita membuat mesin minuman yang dapat menerima dengan menggunakan uang kertas. Karena pada zaman yang modern ini yang saya ketahui semakin jarang uang koin yang digunakan. Banyak dari mereka menggunakan uang kertas karena selain mudah dibawa juga tidak terlalu berat untuk membawanya.
Dalam ketersediaan minuman, memang kapasitas yang disediakan dalam tempat pengambilan minuman cuma bisa memuat sedikittidak bisa memuat minuman dalam jumlah yang banyak. Mesin minuman itu sendiri juga jarang di taruh di tempat umum karena mungkin tingkat kenyamanan mesin minuman itu sendiri diragukan. Untuk itu sebagai solusinya agar ditempatkan distasiun atau ditempat-tempat yang kenyamanannya tidak diragukan lagi 



Sistem Kontrol Loop Terbuka dan Sistem Kontrol Loop Tertutup

Sistem Kontrol Loop Terbuka
Sistem kontrol loop terbuka adalah suatu sistem yang keluarannya tidak mempunyai pengaruh terhadap aksi kontrol. Artinya, sistem kontrol terbuka keluarannya tidak dapat digunakan sebagai umpan balik dalam masukkan.      

Kelebihan Sistem Kontrol Loop Terbuka
·         memiliki konstruksi yang sederhana
·         Biaya pemeliharaan lebih terjangkau
·         Tidak ada masalah dalam hal stabilitas
·         Lebih cocok digunakan jika ouput sulit diukur

Kekurangan Sistem Kontrol Loop Terbuka
·         Perlu kalibrasi sistem secara teratur
·         Bisa digunakan jika telah mengetahui hubungan input dan output
·         Bisa digunakan jika tidak ada gangguan internal dan eksternal
·         Output pada sistem akan berubah terhadap waktu

Solusi dari kekurangan pada sistem kontrol loop terbuka adalahDalam suatu sistem kontrol terbuka, keluaran tidak dapat dibandingkan dengan masukan acuan. Jadi, untuk setiap masukan acuan berhubungan dengan operasi tertentu, sebagai akibat ketetapan dari sistem tergantung kalibrasi. Dengan adanya gangguan, sistem control terbuka tidak dapat melaksanakan tugas yang sesuai diharapkan. Sistem kontrol terbuka dapat digunakan hanya jika hubungan antara masukan dan keluaran diketahui dan tidak terdapat gangguan internal maupun eksternal.




Sistem Kontrol Loop Tertutup
                Sistem Kontrol loop tertutup adalah sistem kontrol yang sinyal keluarannya mempunyai pengaruh langsung pada aksi pengontrolan. Sistem kontrol loop tetrtutup juga merupakan sistem control berumpan balik. Sinyal kesalahan penggerak, yang merupakan selisih antara sinyal masukan dan sinyal umpan balik (yang dapat berupa sinyal keluaran atau suatu fungsi sinyal keluaran atau turunannya). Diumpankan ke kontroler untuk memperkecil kesalahan dan membuat agar keluaran sistem mendekati harga yang diinginkan. Dengan kata lain, istilah “loop tertutup” berarti menggunakan aksi umpan balik untuk memperkecil kesalahan sistem.

Kelebihan Sistem Kontrol Loop Tertutup
·         Memiliki ketelitian yang terjaga
·         Dapat mengetahui karakteristik dan perubahan pada plant
·         Ketidaklinearan antar komponen pada sistem tidak terlalu mengganggu

Kekurangan Sistem Kontrol Loop Tertutup
·         Perawatannya lebih rumit
·         Memerlukan biaya yang mahal
·         Cenderung ke arah osilasi

Solusi dari kekurangan pada sistem kontrol loop tertutup adalah Jika dalam hal ini manusia bekerja sebagai operator, maka manusia ini akan menjaga sistem agar tetap pada keadaan yang diinginkan, ketika terjadi perubahan pada sistem maka manusia akan melakukan langkah-langkah awal pengaturan sehingga sistem kembali bekerja pada keadaan yang diinginkan.
Dalam hal pemeliharaan pada sistem ko­­ntrol loop tertutup memang lebih sulit dan rumit maka diperlukan biaya yang mahal. Tapi dari sisi ketahananya akan lebih bagus dan kuat karena manusia yang sebagai operator yang bisa mengatur kapan mesin itu diperlukan dan kapan mesin itu tidak diperlukan.

Rabu, 28 Mei 2014

Sistem Loop terbuka Dan Sistem Loop Tertutup



Sistem Kontrol Loop Terbuka dan Sistem Kontrol Loop Tertutup


Sistem Kontrol Loop Terbuka

Sistem kontrol loop terbuka adalah suatu sistem yang keluarannya tidak mempunyai pengaruh terhadap aksi kontrol. Artinya, sistem kontrol terbuka keluarannya tidak dapat digunakan sebagai umpan balik dalam masukkan.    
   


Gambar Sistem Kontrol Loop Terbuka 

 Dalam suatu sistem kontrol terbuka, keluaran tidak dapat dibandingkan dengan masukan acuan. Jadi, untuk setiap masukan acuan berhubungan dengan operasi tertentu, sebagai akibat ketetapan dari sistem tergantung kalibrasi. Dengan adanya gangguan, sistem control terbuka tidak dapat melaksanakan tugas yang sesuai diharapkan. Sistem kontrol terbuka dapat digunakan hanya jika hubungan antara masukan dan keluaran diketahui dan tidak terdapat gangguan internal maupun eksternal.

Ciri - Ciri Sistem Kontrol Loop Terbuka :
1)      Sederhana
2)      Harganya murah
3)      Dapat dipercaya
4)      Kurang akurat karena tidak terdapat koreksi terhadap kesalahan
5)      Berbasis waktu

Kinerja Sistem Kontrol Loop Terbuka :
1)      Kontrol terbuka sesuai untuk sistem operasi gerak robot dengan aktuator yang berdasarkan pada umpan logika berbasis langkah sekuensial (urutan program)
2)      Tidak menggunakan sensor untuk mengetahui posisi akhir
3)      Dapat diatur dengan menggunakan delay
4)      Cocok untuk robot sistem mapping

Contoh Aplikasi Sistem Loop Terbuka :
A.      Pengontrol lalu lintas berbasis waktu
B.      Mesin cuci
C.      Oven listrik
D.      Tangga berjalan
E.       Rolling detector pada bandara

Contoh Sistem Operasi Pada Mesin Cuci:

                Penggilingan pakaian, pemberian sabun, dan pengeringan yang bekerja sebagai operasi mesin cuci tidak akan berubah (hanya sesuai dengan yang diinginkan seperti semula) walaupun tingkat kebersihan pakaian (sebagai keluaran sistem) kurang baik akibat adanya factor-faktor yang kemungkinan tidak di prediksi sebelumnya. 


Gambar Operasi Mesin Cuci


Sistem Kontrol Loop Tertutup

                Sistem Kontrol loop tertutup adalah sistem kontrol yang sinyal keluarannya mempunyai pengaruh langsung pada aksi pengontrolan. Sistem kontrol loop tetrtutup juga merupakan sistem control berumpan balik. Sinyal kesalahan penggerak, yang merupakan selisih antara sinyal masukan dan sinyal umpan balik (yang dapat berupa sinyal keluaran atau suatu fungsi sinyal keluaran atau turunannya). Diumpankan ke kontroler untuk memperkecil kesalahan dan membuat agar keluaran sistem mendekati harga yang diinginkan. Dengan kata lain, istilah “loop tertutup” berarti menggunakan aksi umpan balik untuk memperkecil kesalahan sistem.


Gambar Sistem Loop Tertutup

                Gambar diatas menunjukan hubungan masukan dan keluaran dari sistem kontrol loop tertutup. Jika dalam hal ini manusia bekerja sebagai operator, maka manusia ini akan menjaga sistem agar tetap pada keadaan yang diinginkan, ketika terjadi perubahan pada sistem maka manusia akan melakukan langkah-langkah awal pengaturan sehingga sistem kembali bekerja pada keadaan yang diinginkan.

Komponen proses sistem kontrol loop tertutup :
1)      Reference Input (masukan acuan,r), merupakan sinyal acuan bagi sistem kontrol
2)      Actuating Signal (e), merupakan sinyal kesalahan / error yang merupakan selisih antara sinyal acuan (r) dan sinyal (b)
3)      Control Element, (g1) merupakan element yang berfungsi untuk memproses kesalahan/error yang terjadi dan setelah kesalahan tersebut dimasukan melalui element pengontrol
4)      Manipulated Variable (variabel yang dimanipulasi), merupakan sinyal yang dihasilkan oleh control element yang berfungsi sebagai sinyal pengontrol tanpa adanya gangguan
5)      Plant/proses, merupakan obyek fisik yang dikontrol, dapat berupa proses mekanis, elektris, hidraulis maupun gabungannya
6)      Disturbance, merupakan sinyal gangguan yang tidak diinginkan
7)      Feedback Element (jalur umpan balik), merupakan bagian sistem yang mengukur keluaran yang dikontrol dan kemudian mengubahnya menjadi sinyal umpan balik
8)      Forward Path, merupakan bagian sistem tanpa umpan balik

Komponen Sistem Kontrol Loop Tertutup :
1)      Input (masukan), merupakan rangsangan yang diberikan pada sistem kontrol, merupakan harga yang diinginkan bagi variabel yang dikontrol selama pengontrolan. Harga ini tidak tergantung pada keluaran sistem
2)      Output (keluaran,respons), merupakan tanggapan pada sistem kontrol, merupakan harga yang akan dipertahankan bagi variabel yang dikontrol, dan merupakan harga yang ditunjukan oleh alat pencatat
3)      Beban/Plant, merupakan sistem fisis yang akan dikontrol (misalnya mekanis, elektris, hidraulik ataupun pneumatic)
4)      Alat kontrol/controller, merupakan peralatan/ rangkaian untuk mengontrol beban (sistem). Alat ini bisa digabung dengan penguat
5)      Elemen Umpan Balik, menunjukan/mengembalikan hasil pencatan ke detector sehingga bisa dibandingkan terhadap harga yang diinginkan (di stel)
6)      Error Detector (alat deteksi kesalahan), merupakan alat pendeteksi kesalahan yang menunjukan selisih antara input (masukan) dan respons melalui umpan balik (feedback path)
7)      Gangguan merupakan sinyal-sinyal tambahan yang tidak diinginkan. Gangguan ini cenderung mengakibatkan harga keluaran berbeda dengan harga masukanya, gangguan ini biasanya disebabkan oleh perubahan beban sistem, misalnya adanya perubahan kondisi lingkungan, getaran ataupun yang lain

Contoh Aplikasi Sistem Kontrol Loop Tertutup :
A.      Servomekanisme
B.      Sistem pengontrol proses
C.      Lemari Es
D.      Pemanas Air Otomatik
E.       Kendali Termostatik
F.       AC

Contoh Sistem Operasi Pada Pendingin Udara (AC) :
                Masukan dari sistem AC adalah derajat suhu yang diinginkan oleh pemakai. Keluaranya berupa udara dingin yang akan mempengaruhi suhu ruangan sehingga suhu ruangan diharpakan akan sama dengan suhu yang diinginkan. Dengan memberikan umpan balik berupa derajat suhu ruangan setelah diberikan aksi udara dingin, maka akan didapatkan kesalahan (error)dari derajat suhu actual dengan derajat suhu yang diinginkan. Adanya keslahan ini membuat kontroler berusaha memperbaikinya, sehingga didapatkankesalahan yang semakin mengecil.


Gambar Proses Umpan Balik Pendingin Udara



Sumber :

Penggunaan Mesin Minuman Secara Otomatis



Penggunaan Mesin Minuman


 Struktur Looping


Langkah-langkah Penggunaan Mesin Minuman :
1.       Pertama-tama tukarkan uang kertas anda dengan uang koin
2.       Lihat harga minuman yang akan anda beli
3.       Setelah itu masukan uang koin anda ke dalam mesin minuman ke tempat masukkan yang sudah tersedia
4.       Di dalam tempat mesin minuman terdapat kode di setiap minuman seperti pada baris pertama “A1-A8”, pada baris ke-2 “B1-B8”, dan pada baris ke-3 “C1-C8”
5.       Setelah anda memasukan koin sesuai harga yang tertera di mesin minuman, kemudian kita pilih dengan cara : pilih dan tekan tombol yang ada pada mesin minuman, misalnya kita akan memilih minuman dengan bernomor “B2” maka pada tombol, anda tekan huruf “B” dan angka “2” kemudian tekan tombol “Yes (Y)”, jika anda tidak jadi memilih minuman bernomor “B2” maka anda tekan tombol “N (No)”
6.       Jika anda sudah memilih dan sudah menekan tombol “Y”, mesin secara otomatis akan mengambil minuman yang sudah anda pesan, kemudian akan dikirim ke tempat pengambilan minuman
7.       Setelah minuman tersedia di tempat pengambilan minuman, maka selanjutnya dengan menekan tombol “O (Open)” untuk membuka pintu tempat pengambilan minuman
8.       Kemudian setelah itu tekan tombol “C (Close)” untuk menutup kembali tempat pengambilan minuman
9.       Program selesai


Sumber :